Senin, 26 September 2011

Kemaren adalah Sejarah, Besok adalah Misteri, Hari ini adalah Hadiah

Seandainya nii, pas kamu buka laci meja belajar kamu,, eh tiba-tiba berubah jadi mesin waktu, kayak punyanya doraemon... wah gimana tuh yah... Mendingan pergi ke masa lalu atau masa depan nih ???

Pergi ke masa lalu, pastinya mengingat kenangan-kenangan kita, trus pergi ke zaman dinosaurus, skalian foto-foto bareng dinosaurus biar jadi foto profile di facebook, atau kita ke zaman papa dan mama kita waktu masih muda, ngeliat gimana sih mereka pacarannya, hehehhe.. atau kita pergi ke zaman koboi, kita latihan naik kuda dan belajar menembak.

Nah klo pergi ke masa depan, enaknya ke mana yah, mungkin tujuan pertama adalah ke rumah kita di masa depan, jadi seperti apa diri kita di masa depan, dan pastinya liat siapa calon pasangan kita..ehm..ehm... Trus baru deh keliling dunia dan muter-muter melihat peradaban yang berkembang, teknologi yang semakin maju.

Wah, klo namanya berimajinasi, pasti nggak akan ada habisnya. Tapi kayaknya sangat nggak mungkin deh ada yang namanya mesin waktu, walalupun teknologi sudah secanggih apapun, nggak akan tercipta yang namanya mesin waktu kayak di film doraemon. Waktu itu mutlak milik Tuhan, dan tidak dapat dimajukan atau dimundurkan seenak kita aja.

Ngomongin tentang waktu, masih inget nggak di kejadian 1, mengenai penciptaan. Menurut kalian apa yang Tuhan ciptakan pertama? Di kejadian 1:1 sih bilang langit dan bumi. Tapi coba perhatikan dengan seksama kata-kata dalam ayat itu :

“Pada mulanya Allah menciptakan langit dan bumi.” Kejadian 1:1

Liat kata pertama, PADA MULANYA, klo aku berfikir bahwa hal pertama yang Tuhan ciptakan bukannya langit dan bumi, tetapi waktu. At the beginning, menandakan bahwa adanya waktu, adanya permulaan, dan awal dari segala sesuatu, termasuk waktu itu sendiri.

Kalaupun waktu ada ukurannya, baik itu detik, menit, jam, hari, minggu, tahun bahkan abad, tapi ternyata waktu itu tak terbatas, continue dan tidak dapat diulang. Banyak orang yang telah menyia-nyiakan waktu dihidupnya berakhir dengan keputusasaan, sedangkan orang yang memaksimalkan waktu yang ada akan selalu memiliki awal untuk segala sesuatunya. Aku melihat bahwa ada 2 tipe manusia, orang yang hidup untuk masa lalu, dan orang yang hidup untuk masa depan. Dan itu bisa terlihat dari pertanyaan di awal tadi, seandainya punya mesin waktu, manakah yang akan kamu kunjungi pertama masa lalu atau masa depan??

Aku pernah baca buku yang menyatakan bahwa tidak ada yang namanya hari ini. Karena sebenarnya hari ini (hari yang sedang kita jalani) adalah masa depan dari masa lalu kita dan masa lalu dari masa depan. So dengan kata lain, hanya ada masa lalu dan masa depan. Jadi keputusan kita hari ini, akan menentukan masa depan kita dan mengubah masa lalu kita... wahh.. pusing yah ngomongin tentang waktu, hehehhe.

Sebenarnya satu hal aja yang mau aku bagikan, bahwa waktu begitu berharga, sehingga banyak orang berusaha memahaminya, mendefinisikannya, mencari tau dengan hal-hal yang begitu rumit, sementara sangat sedikit yang bisa menikmati, mensyukuri, menjalani dan merasakan waktu itu dengan hal-hal yang sederhana. Waktu adalah anugrah, jadi kita nikmatilah semaksimal mungkin dengan hal yang paling sesimple mungkin.

Hargailah waktu itu, lakukanlah hal-hal yang berguna, jangan ada penyesalan. Klo memang sebagian besar waktu kamu gunakan untuk belajar, pergunakanlah semaksimal mungkin untuk belajar, klo memang sebagian besar waktu kamu gunakan untuk bekerja, nikmatilah pekerjaan itu dan syukurilah, klo memang sebagian waktu kamu gunakan hanya untuk tidur saja, bangunlah lebih awal, rubah pola hidup seperti itu, karena ada begitu banyak hal berguna lainnya yang bisa dilakukan selain tidur, klo memang kamu berkomitmen untuk mengabdikan seluruh hidup dan waktumu untuk Tuhan, jangan sia-siakan itu dan tepati hal itu. Dan ingat bahwa Tuhan menanti-nantikan kamu untuk datang ke hadiratNya dalam doa, sisihkan bukan sisakan waktumu untuk Tuhan, saat teduh, doa-doa pribadi, Puji sembah Dia, dan pelajari dan ingat FirmanNya. Jangan sampai kesibukan kita menjalani waktu kita menjadikan kita lupa siapa yang meberikan semuanya itu. Kita boleh aja study oriented, workaholic, gameholic, workhard playhard, pokoknya sibuk dengan urusan dan kegiatan masing-masing, tapi jangan sampai kita melupakan Siapa yang memberikan semuanya itu. Ingat lho, Tuhan menantikan kita setiap saat.. anytime, anywhere.

Jalani hari demi hari dengan bijaksana yah, karena waktu begitu berharga untuk dilewatkan dan disia-siakan.

“Ajarlah kami menghitung hari-hari kami sedemikian, hingga kami beroleh hati yang bijaksana.” Mazmur 90:12

Yesterday is history, Tomorrow is a mystery, today is a gift.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar